Nama : Findi Maulidiyah Alfi
NIM : 231012350019
Mata Kuliah :
Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan Indonesia
Topik : 5
AKSI NYATA
LK Individu 24
Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda
diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan
menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses pembelajarannya. Anda bisa
menceritakan refleksi Anda dengan caranya masing-masing, bisa narasi yang
dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model kreatif lainnya. Berikut ini
panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda menuliskan blog:
|
No. |
Alur pembelajaran |
Pertanyaan Refleksi |
|
1 |
Mulai
Dari Diri |
Apa yang Anda pikirkan
tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran? Sebelum memulai proses
pembelajaran, saya memikirkan bahwa penerapan scaffolding dalam ZPD adalah
pendekatan yang sangat penting dalam pendidikan. Saya menganggap bahwa
scaffolding memungkinkan guru untuk mendukung peserta didik dalam mencapai
potensi penuh mereka dengan memberikan bimbingan yang disesuaikan. Saya juga
merasa bahwa penerapan teori ini mungkin menghadapi tantangan, terutama dalam
menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan individu peserta didik. |
|
2 |
Eksplorasi
Konsep |
Apa yang Anda pelajari dari
konsep yang Anda pelajari dalam topik ini? Dari eksplorasi konsep, saya
mempelajari bahwa scaffolding dalam ZPD melibatkan pemberian dukungan yang
bertahap untuk membantu peserta didik menyelesaikan tugas yang berada sedikit
di luar kemampuan mereka saat ini. Konsep ini menekankan pentingnya
penyesuaian dukungan dengan perkembangan peserta didik dan memberikan
bimbingan yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu,
saya belajar tentang berbagai teknik scaffolding, seperti modeling,
prompting, dan feedback, yang dapat diterapkan untuk mendukung pembelajaran peserta
didik. |
|
3 |
Ruang
Kolaborasi |
Apa yang Anda pelajari
lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Dalam ruang kolaborasi, saya
belajar tentang berbagai perspektif dan pengalaman rekan-rekan saya terkait
penerapan scaffolding dalam ZPD. Diskusi dengan rekan-rekan membantu saya
memahami bagaimana teknik scaffolding diterapkan dalam konteks yang berbeda
dan bagaimana tantangan serta solusi yang berbeda dapat diterapkan. Saya juga
mendapatkan wawasan tambahan tentang praktik terbaik dan strategi yang
mungkin tidak saya pertimbangkan sebelumnya. |
|
4 |
Demonstrasi
Kontekstual |
Apa hal penting yang Anda
pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama
kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Dari proses demonstrasi
kontekstual, saya belajar bahwa penerapan scaffolding dalam ZPD sangat
kontekstual dan memerlukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan spesifik peserta
didik dan lingkungan belajar. Bekerja bersama kelompok, saya memahami
pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam menerapkan teknik scaffolding
secara efektif. Saya juga menyadari kekuatan bimbingan yang disesuaikan dan
bagaimana penerapan teknik yang tepat dapat membuat perbedaan signifikan
dalam pembelajaran peserta didik. |
|
5 |
Elaborasi
Pemahaman |
Sejauh ini, apa yang sudah
Anda pahami tentang topik ini? Sejauh ini, saya memahami bahwa
scaffolding dalam ZPD adalah proses dinamis yang memerlukan penyesuaian
berkelanjutan berdasarkan perkembangan peserta didik. Apa hal baru yang Anda
pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai? Hal baru yang saya pelajari
adalah pentingnya mengurangi dukungan secara bertahap dan bagaimana teknik
scaffolding yang spesifik dapat diterapkan dalam berbagai konteks. Apa yang ingin Anda
pelajari lebih lanjut? Saya ingin mempelajari lebih
lanjut tentang cara mengukur efektivitas teknik scaffolding dan bagaimana
menerapkannya secara konsisten di berbagai lingkungan pendidikan. |
|
6 |
Koneksi
Antar Materi |
Apa yang Anda pelajari dari
koneksi antar materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata
kuliah lain? Koneksi antar materi menunjukkan
bahwa konsep scaffolding dan ZPD terintegrasi dengan berbagai aspek
pendidikan, seperti pemahaman tentang peserta didik, teknologi baru dalam
pembelajaran, prinsip pengajaran, dan asesmen. Misalnya, penggunaan teknologi
dapat mendukung scaffolding dengan memberikan umpan balik real-time,
sementara prinsip pengajaran yang berfokus pada tujuan dan asesmen formatif
membantu dalam menilai kebutuhan dan kemajuan peserta didik dalam ZPD mereka. |
|
7 |
Aksi
Nyata |
Apa manfaat pembelajaran
ini untuk kesiapan Anda sebagai guru? Pembelajaran ini bermanfaat
untuk kesiapan saya sebagai guru dengan memberikan alat dan pemahaman yang
diperlukan untuk mendukung peserta didik melalui scaffolding yang efektif. Bagaimana Anda menilai
kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya? Saat ini, saya menilai kesiapan
saya dalam skala 7, karena saya memiliki pemahaman yang kuat tetapi masih
memerlukan lebih banyak pengalaman praktis dalam menerapkan teknik
scaffolding di kelas. Apa yang perlu Anda
persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal? Untuk menerapkannya dengan
optimal, saya perlu terus berlatih, mendapatkan umpan balik dari pengajaran,
dan mencari peluang untuk mengintegrasikan teknik scaffolding dalam berbagai
situasi pendidikan. |