Kamis, 22 Agustus 2024

Aksi Nyata Topik 5 Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan Indonesia

Nama              : Findi Maulidiyah Alfi

NIM                 : 231012350019

Mata Kuliah     : Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan Indonesia

Topik               : 5

AKSI NYATA 

LK Individu 24

Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan caranya masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda menuliskan blog:

 

No.

Alur pembelajaran

Pertanyaan Refleksi

1

Mulai Dari Diri

Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?

Sebelum memulai proses pembelajaran, saya memikirkan bahwa penerapan scaffolding dalam ZPD adalah pendekatan yang sangat penting dalam pendidikan. Saya menganggap bahwa scaffolding memungkinkan guru untuk mendukung peserta didik dalam mencapai potensi penuh mereka dengan memberikan bimbingan yang disesuaikan. Saya juga merasa bahwa penerapan teori ini mungkin menghadapi tantangan, terutama dalam menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan individu peserta didik.

2

Eksplorasi Konsep

Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini?

Dari eksplorasi konsep, saya mempelajari bahwa scaffolding dalam ZPD melibatkan pemberian dukungan yang bertahap untuk membantu peserta didik menyelesaikan tugas yang berada sedikit di luar kemampuan mereka saat ini. Konsep ini menekankan pentingnya penyesuaian dukungan dengan perkembangan peserta didik dan memberikan bimbingan yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, saya belajar tentang berbagai teknik scaffolding, seperti modeling, prompting, dan feedback, yang dapat diterapkan untuk mendukung pembelajaran peserta didik.

3

Ruang Kolaborasi

 

Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi?

Dalam ruang kolaborasi, saya belajar tentang berbagai perspektif dan pengalaman rekan-rekan saya terkait penerapan scaffolding dalam ZPD. Diskusi dengan rekan-rekan membantu saya memahami bagaimana teknik scaffolding diterapkan dalam konteks yang berbeda dan bagaimana tantangan serta solusi yang berbeda dapat diterapkan. Saya juga mendapatkan wawasan tambahan tentang praktik terbaik dan strategi yang mungkin tidak saya pertimbangkan sebelumnya.

4

Demonstrasi Kontekstual

Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)?

Dari proses demonstrasi kontekstual, saya belajar bahwa penerapan scaffolding dalam ZPD sangat kontekstual dan memerlukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan spesifik peserta didik dan lingkungan belajar. Bekerja bersama kelompok, saya memahami pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam menerapkan teknik scaffolding secara efektif. Saya juga menyadari kekuatan bimbingan yang disesuaikan dan bagaimana penerapan teknik yang tepat dapat membuat perbedaan signifikan dalam pembelajaran peserta didik.

5

Elaborasi Pemahaman

Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?

Sejauh ini, saya memahami bahwa scaffolding dalam ZPD adalah proses dinamis yang memerlukan penyesuaian berkelanjutan berdasarkan perkembangan peserta didik.

Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai?

Hal baru yang saya pelajari adalah pentingnya mengurangi dukungan secara bertahap dan bagaimana teknik scaffolding yang spesifik dapat diterapkan dalam berbagai konteks.

Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? 

Saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang cara mengukur efektivitas teknik scaffolding dan bagaimana menerapkannya secara konsisten di berbagai lingkungan pendidikan.

6

Koneksi Antar Materi

Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?

Koneksi antar materi menunjukkan bahwa konsep scaffolding dan ZPD terintegrasi dengan berbagai aspek pendidikan, seperti pemahaman tentang peserta didik, teknologi baru dalam pembelajaran, prinsip pengajaran, dan asesmen. Misalnya, penggunaan teknologi dapat mendukung scaffolding dengan memberikan umpan balik real-time, sementara prinsip pengajaran yang berfokus pada tujuan dan asesmen formatif membantu dalam menilai kebutuhan dan kemajuan peserta didik dalam ZPD mereka.

7

Aksi Nyata

Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru?

Pembelajaran ini bermanfaat untuk kesiapan saya sebagai guru dengan memberikan alat dan pemahaman yang diperlukan untuk mendukung peserta didik melalui scaffolding yang efektif.

Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya?

Saat ini, saya menilai kesiapan saya dalam skala 7, karena saya memiliki pemahaman yang kuat tetapi masih memerlukan lebih banyak pengalaman praktis dalam menerapkan teknik scaffolding di kelas.

Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal?

Untuk menerapkannya dengan optimal, saya perlu terus berlatih, mendapatkan umpan balik dari pengajaran, dan mencari peluang untuk mengintegrasikan teknik scaffolding dalam berbagai situasi pendidikan.